Cara Menghindari False Breakout Trading
Cara Menghindari False Breakout Trading

Cara Menghindari False Breakout Trading

Cara Menghindari False Breakout Trading – Breakout trading adalah breakout harga pada level tertentu yang dianggap penting, bisa berupa level resistance atau support. Bagi para trader pemula atau profesional, mereka pasti tahu istilah sinyal, yang kita tunggu untuk membaca aksi harga.

Ada banyak jenis sinyal dalam perdagangan, yaitu sinyal bouncing, sinyal koreksi, sinyal kelanjutan tren dan sinyal pembalikan tren.

Namun, di antara semua tanda atau tanda yang terjadi, tidak semua tanda memberikan prediksi yang akurat. Bahkan mendefinisikan istilah sinyal palsu, atau sinyal palsu. Nah pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang sinyal yaitu False Breakout.

Cara Menghindari False Breakout Trading

Cara menghindarinya cukup sederhana, yaitu. Sebaiknya kita menghindari entry segera setelah harga breakout, lebih baik menunggu konfirmasi grafik pergerakan harga untuk memastikan kekuatan breakout.

Hampir semua trader tertipu oleh False Breakout ini karena pergerakan harga atau pasar terlihat sangat kuat atau bahkan sangat lemah. Kondisi ini membuat para trader berpikir untuk langsung memasuki momentum tersebut. Perlu Anda ketahui juga bahwa dengan mengetahui jenis-jenis false breakout, mungkin kita tidak akan tertipu lagi.

Jenis atau tipe False Breakout

False Breakout Bullish dan Bearish

Penipuan ini biasanya terdiri dari 1 hingga 4 grafik harga. Perangkap ini biasanya terjadi setelah aksi harga cukup kuat untuk mendekati level kunci support atau resistance.

Mayoritas trader percaya bahwa harga akan tembus karena aksi harga sangat kuat. Sebaliknya jika mendekati level kunci atau bahkan menyentuhnya, biasanya terjadi koreksi karena profit taking atau bahkan reversal.

Tips Untuk Menghindari False Breakout :

  • Gunakan Time Frame Daily atau harian
  • Perhatikan “tail” atau ekor dari grafik pada level kunci support dan resistance
  • Perhatikan harga penutupan di grafik pada level kunci support dan resistance
👉 TRENDING  Cara Kirim Pulsa Telkomsel Ke tri Dengan Mudah

Sesi penutupan sangat penting jika trader ingin menghindari false breakout. Dan seringkali jika harga gagal untuk menutup melewati level kunci, ini bisa menjadi sinyal penembusan palsu.

Jadi pedagang akan melihat aksi harga mencoba melampaui level kunci tetapi pada saat penutupan grafik harian harga gagal ditutup melewati level kunci.

Sebagai trader, jika kita belajar mengidentifikasi dan mengantisipasi false breakout yang terjadi, kita akan menghadapi kerugian.

Namun, jika Anda memperhatikan aksi harga yang terjadi pada level support atau resistance yang kuat, Anda akan bisa mendapatkan keuntungan dari penembusan palsu ini.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Menghindari False Breakout Trading, apabila ada pertanyaan silahkan bertanya di kolom komentar ya.